![]() |
Ketua SMSI, Firdaus/Foto Ist |
SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) menyampaikan catatan
akhir tahun 2024 dengan menyoroti kiprah Presiden Prabowo Subianto dalam
memperkuat semangat kebangsaan dan mempersiapkan Indonesia menuju visi besar
Indonesia Emas 2045.
Dalam refleksi ini, SMSI menilai demokrasi terpimpin dan pembangunan sumber
daya manusia menjadi fondasi utama pencapaian cita-cita tersebut.
Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil membangkitkan optimisme bangsa.
Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan sepanjang perjalanan politiknya,
termasuk keberanian menerima tawaran bergabung dalam Kabinet Jokowi meski
berisiko kehilangan sebagian pendukung, dianggap sebagai keteladanan yang
memperkokoh persatuan bangsa.
Keputusan monumental ini mampu meredakan keterbelahan politik pasca Pemilu
2019, menjadi contoh keberanian demi kepentingan nasional.
Atas kontribusinya, SMSI memberikan penghargaan Pin Emas kepada Presiden
Prabowo sebagai wujud apresiasi atas jasa-jasanya dalam mempersatukan bangsa
dan mendorong transformasi pembangunan.
Untuk percepatan pembangunan SDM dan perubahan sistem politik Indonesia hal
mendesak:
PERTAMA Prioritas Pembangunan: Gizi dan Ketahanan Pangan
Di awal kepemimpinannya, Presiden Prabowo langsung mengarahkan fokus pada
penguatan gizi anak-anak Indonesia.
Pemerintah telah mengalokasikan Rp 722 triliun untuk program makan bergizi
yang menyasar 82,9 juta anak, ibu hamil, dan menyusui.
Langkah ini disebut sebagai investasi strategis dalam pembangunan sumber
daya manusia unggul.
Dalam konteks ketahanan pangan, Presiden Prabowo menghidupkan kembali
konsep lumbung pangan desa sebagai strategi mencapai swasembada pangan.
“Tiap desa harus punya lumbung pangan,” tegas Prabowo saat Rapat Koordinasi
Pengendalian Inflasi Nasional 2024.
Implementasi program ini melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk peran
aktif TNI-Polri dalam membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian.
KEDUA Reformasi
Sistem Politik dan Pemilu
Presiden Prabowo juga mengusulkan perbaikan sistem politik yang dinilai
terlalu mahal dan tidak efisien.
Dalam peringatan HUT ke-60 Partai Golkar, ia mengkritik pemborosan anggaran
untuk pemilu langsung.
Prabowo mengusulkan agar pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD,
sementara Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh MPR.
Ia berargumen bahwa anggaran negara sebaiknya dialokasikan untuk kebutuhan
mendesak seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
KETIGA Kemerdekaan
Pers sebagai Pilar Demokrasi
Komitmen Presiden Prabowo terhadap kemerdekaan pers juga menjadi sorotan.
Sejak masa kampanye hingga dilantik sebagai Presiden RI ke-8, Prabowo
konsisten menegaskan pentingnya kebebasan pers.
Ia menandatangani Deklarasi Kemerdekaan Pers yang berisi jaminan
independensi, penolakan terhadap intimidasi, serta dukungan bagi
profesionalisme pers.
SMSI melihat, perkembangan teknologi digital membutuhkan pembaruan dengan
tata ulang regulasi untuk melindungi keberlanjutan pers nasional.
Oleh karena itu, SMSI mendorong penyempurnaan UU Pers agar mampu
mengakomodasi dinamika industri media di era digital.
SMSI optimistis, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil
Presiden Gibran Rakabuming Raka, visi Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045
dapat tercapai. Selamat Tahun Baru 2025! (*)
Oleh: FIRDAUS, Ketua
Umum SMSI
Artikel ini merupakan
pendapat atau karya pribadi penulis. Seluruh isi artikel menjadi tanggungjawab
penulis. (Terimakasih-Redaksi)
Komentar0